JAKARTA– Korporasi di Indonesia berada di titik krusial pada 2026. Mereka menghadapi ledakan data tak terstruktur dan regulasi ketat. Sebuah webinar bertajuk “Navigasi Bisnis 2026: Mengubah Data Menjadi Keputusan Cerdas dengan Private AI” digelar oleh Proxsis Digital untuk merespons tantangan itu, Selasa (14/4/2026).
Webinar tersebut menghadirkan Roni Sulistyo Sutrisno, ST, CLA, GRCP, GRCA, ERMCP, CACP (Co-Founder Proxsis Ecosysistem, AI & GRC Expert) sebagai narasumber utama. Roni membedah strategi transformasi pengambilan keputusan. Teknologi yang diusung adalah kecerdasan buatan (AI) yang aman dan terukur.
Menurut Roni, penggunaan AI publik pada 2026 berisiko tinggi. Risiko itu mengancam kerahasiaan data perusahaan.
“Solusi utamanya adalah Private Cloud atau sistem On-Premise. Keduanya mencegah kebocoran data ke publik,” katanya.
Roni juga menekankan pentingnya arsitektur Deep Reasoning.
“Sistem ini didukung Private Large Language Model (LLM). LLM tersebut mampu berpikir sistematis dan transparan. Tujuannya untuk mencapai Decision Intelligence,” katanya.
Diskusi menyoroti kepatuhan terhadap regulasi. Peserta diingatkan pada UU Pelindungan Data Pribadi (PDP). Teknologi yang diadopsi harus selaras dengan tata kelola perusahaan di Indonesia.
Dalam sesi demo, diperkenalkan ProxsisLLM. Platform AI lokal ini mendukung integrasi ERP. ProxsisLLM juga mampu analisis dokumen otomatis. Keunggulannya adalah alur logika yang dapat diaudit (traceable).
Peserta diarahkan bergabung ke Proxsis AI Community. Mereka mendapat akses demo ProxsisLLM selama 14 hari. Layanan konsultasi gratis juga disediakan sebagai langkah kolaborasi berkelanjutan.
Berikut inti pembahasannya:
- Risiko Tinggi AI Publik dan Solusi Private. Penggunaan AI publik pada 2026 berisiko tinggi karena mengancam kerahasiaan data perusahaan. Solusi utama untuk mencegah kebocoran data adalah dengan mengimplementasikan Private Cloud atau sistem On-Premise.
- Pentingnya Deep Reasoning dan Private LLM. Roni menekankan pentingnya arsitektur Deep Reasoning. Sistem ini didukung oleh Private Large Language Model (LLM) yang mampu berpikir sistematis dan transparan, tujuannya untuk mencapai Decision Intelligence.
- Kepatuhan Regulasi. Diskusi menyoroti pentingnya kepatuhan terhadap UU Pelindungan Data Pribadi (PDP). Teknologi yang diadopsi harus selaras dengan tata kelola perusahaan di Indonesia.
- Perkenalan ProxsisLLM. Diperkenalkan ProxsisLLM, platform AI lokal yang mendukung integrasi ERP dan mampu melakukan analisis dokumen otomatis. Keunggulan utamanya adalah alur logika yang dapat diaudit (traceable).
- Akses Komunitas dan Demo Gratis. Peserta diarahkan bergabung ke Proxsis AI Community. Mereka akan mendapat akses demo ProxsisLLM selama 14 hari dan layanan konsultasi gratis sebagai langkah kolaborasi berkelanjutan.
Untuk terus mendapatkan wawasan strategis terbaru mengenai teknologi AI, solusi bisnis, dan kepatuhan regulasi, pastikan Anda mengikuti Instagram kami dan memantau website resmi untuk informasi webinar mendatang.
